Processed with VSCO with s3 preset
Dolphin Island

“Who wouldn’t love the atmosphere of white sandy beach?”

Yep

Jadi, kalian termasuk penikmat pantai atau gunung? atau keduanya? atau bahkan bukan keduanya? Sebenernya nggak ada masalah dari semua kategori tersebut karena setiap orang punya ketertarikan dan kesenangannya sendiri, kan? Gue sendiri termasuk kategori ketiganya. HAHA. Penikmat gunung, pantai, dan kadang tidak keduanya.

Ngomong-ngomong soal pantai, beberapa waktu lalu gue dan tiga teman lainnya berkesempatan pergi ke Kepulauan Seribu Utara. Ada 4 pulau yang kami singgahi selama 1 hari berlayar di lautan. Dari keempat pulau yang kami singgahi, ada satu pulau yang menarik perhatian gue dan cukup stand out dari yang lainnya yakni Pulau Dolphin, dan luckily gue beneran ketemu lumba-lumba di sekitar pulau ini.

Pulau Doplhin sendiri merupakan salah satu pulau yang mengijinkan pengunjungnya bermalam. Terdapat camp area, warung makanan dan minuman, dan mereka menjual air tawar juga lho. Untuk pengunjung yang ingin bermalam disini akan dikenakan biaya sekitar 25rb perorang permalam. Namun pengelola tidak menyediakan peralatan dan perlengkapan camp jadi kalian harus membawa sendiri ya guys, tapi untuk kalian yang tidak ingin bermalam di pulau ini pilihan lain yang bisa kalian ambil adalah bermalam di homestay Pulau Harapan.

Nah, jadi yang membuat pulau ini super likeable dari yang lainnya tidak lain karena hamparan pasir putih yang bersih, air laut yang tenang, angin sepoi-sepoi, dan pulau ini cenderung sepi! Serta seluruh seluk beluk pesonanya nggak diragukan lagi bikin betah berlama-lama disini.

Can you imagine how wonderful is it to spend a day in a white sandy beach, with your favorite playlist, diving into a deep or random convos, throwing some old jokes with your buddies, or do nothing but chill? Sounds pretty magical, right?

If you are the one looking for weekend getaway, from the ever crowded, noisy, polluted, tension filled place.. just experience this!